Festival Tani Ganding 2026 Angkat Potensi Pertanian, Budaya dan UMKM
![]() |
| Festival Tani Kecamatan Ganding 2026 |
SuaraNusa.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Tani Kecamatan Ganding 2026 sebagai upaya memperkenalkan sekaligus mengembangkan berbagai potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, seni budaya hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Festival tersebut berlangsung selama sepuluh hari, mulai 21 hingga 30 September 2026. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Duwa Labuh, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, dengan mengusung tema “Dari Tani Untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera”.
Beragam kegiatan disiapkan untuk memeriahkan festival sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dalam mempromosikan produk unggulan daerah.
Salah satunya berupa pameran hasil pertanian dan berbagai olahan berbasis hasil tani. Pameran tersebut melibatkan stan dari desa serta kelompok tani yang ada di Kecamatan Ganding.
Selain sektor pertanian, festival juga menghadirkan pertunjukan seni dan budaya dari berbagai wilayah di Kecamatan Ganding. Penampilan gambus hingga tari-tarian yang dibawakan anak-anak tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) turut menjadi bagian dari rangkaian acara.
Festival Tani Ganding 2026 tidak hanya berfokus pada hasil pertanian. Sejumlah pelaku UMKM juga mendapat kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung melalui Pameran UMKM Ganding.
Panitia turut menghadirkan pameran tembakau yang menjadi salah satu komoditas pertanian penting di wilayah tersebut. Selain itu, masyarakat dapat menikmati Festival Hadrah Sumenep serta berbagai wahana permainan modern.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana promosi sekaligus memperluas peluang bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk mengenalkan produk lokal kepada pengunjung.
Warga Kecamatan Ganding, Junaidi, menyambut positif penyelenggaraan Festival Tani tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan ruang bagi petani, pelaku UMKM, serta masyarakat untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki daerah.
“Festival seperti ini bagus karena masyarakat bisa mengenalkan hasil pertanian, UMKM, dan budaya Ganding. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin banyak melibatkan petani serta pelaku UMKM,” ujar Junaidi.
Festival Tani Kecamatan Ganding 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Keberadaannya diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas terhadap pengembangan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat promosi potensi lokal.
Keterlibatan kelompok tani, pemerintah desa, pelaku UMKM, seniman, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam menjadikan festival sebagai ruang bersama untuk memperkenalkan keunggulan Kecamatan Ganding.
Dengan menggabungkan sektor pertanian, ekonomi kreatif, seni budaya dan hiburan masyarakat, Festival Tani Ganding 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat perekonomian lokal sekaligus memperkenalkan berbagai potensi Kecamatan Ganding kepada masyarakat yang lebih luas.
Festival tersebut terbuka bagi masyarakat dan berlangsung hingga 30 September 2026 di Lapangan Duwa Labuh, Kecamatan Ganding, Sumenep.
