4 Tanaman yang Disukai Ular dan Sebaiknya Tak Ditanam Dekat Rumah

Kenali 4 tanaman yang dapat menciptakan tempat nyaman bagi ular di pekarangan rumah serta cara menjaga halaman agar tidak menjadi tempat persembunyian

Foto: Ilustrasi ular.(Unsplash/ang10ze)

Kemunculan ular secara tiba-tiba di sekitar rumah tentu dapat membuat penghuni merasa khawatir.

Selain terdapat jenis ular yang memiliki bisa berbahaya, keberadaannya di lingkungan permukiman juga berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan penghuni.

Ular bisa masuk ke lingkungan rumah karena berbagai faktor. Salah satunya adalah tersedianya sumber makanan seperti tikus, katak, serangga, atau hewan kecil lain yang menjadi mangsanya.

Namun, kondisi pekarangan juga tidak kalah penting. Tanaman yang tumbuh terlalu rimbun dapat menyediakan tempat berlindung yang nyaman bagi ular, terutama ketika area tersebut teduh, lembap, dan jarang dibersihkan.

Karena itu, pemilihan tanaman dan perawatan pekarangan perlu diperhatikan bagi pemilik rumah yang ingin mengurangi kemungkinan ular bersembunyi di sekitar hunian.

Berikut beberapa jenis tanaman yang disebut dapat menciptakan kondisi yang disukai ular.

1. Serai atau Sereh

Serai atau sereh merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh cukup rimbun di pekarangan.

Rumpun yang padat bisa menciptakan celah tersembunyi di dekat permukaan tanah. Kondisi tersebut berpotensi menjadi tempat berlindung bagi ular.

Selain menyediakan ruang untuk bersembunyi, area tanaman yang rimbun juga dapat menjadi habitat bagi berbagai hewan kecil.

Serangga maupun hewan pengerat yang berada di sekitar tanaman tersebut pada akhirnya dapat menjadi sumber makanan bagi ular.

Karena itu, apabila menanam serai di halaman, pemilik rumah tetap perlu memperhatikan jarak tanam serta rutin memangkas bagian yang terlalu lebat.

2. Tanaman Perdu

Tanaman perdu atau semak kerap dimanfaatkan sebagai penghias halaman sekaligus pagar hidup.

Sayangnya, semak yang tumbuh terlalu rapat dapat menciptakan ruang yang gelap dan tersembunyi di sekitar rumah.

Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan ular untuk berlindung dari panas maupun gangguan dari luar.

Jika tanaman perdu ditanam di dekat rumah, perawatannya perlu dilakukan secara rutin. Pangkas bagian yang terlalu lebat dan bersihkan daun kering yang menumpuk di bawahnya.

Pekarangan yang terbuka dan terawat akan lebih mudah diperiksa sehingga keberadaan hewan yang bersembunyi dapat diketahui lebih cepat.

3. Bambu

Rumpun bambu yang tumbuh lebat dapat menciptakan lingkungan yang teduh dan cukup tertutup.

Tumpukan daun bambu yang gugur juga dapat menahan kelembapan di sekitar permukaan tanah. Area yang teduh dan lembap tersebut dapat menjadi tempat yang nyaman bagi berbagai hewan, termasuk ular.

Rimbunnya batang dan daun bambu membuat area di sekitar rumpun relatif sulit terlihat dari luar.

Jika memiliki tanaman bambu di halaman, pemilik rumah sebaiknya rutin membersihkan daun yang berguguran serta mengendalikan pertumbuhan rumpunnya.

4. Tanaman Penutup Tanah

Tanaman penutup tanah atau ground cover banyak digunakan untuk mempercantik halaman rumah.

Beberapa contoh tanaman yang termasuk kategori ini antara lain rumput gajah, daun singkong, dan krokot.

Pertumbuhan yang rapat dapat menyediakan tempat berlindung bagi berbagai hewan kecil. Kondisi tersebut pada akhirnya juga dapat membuat area tersebut lebih menarik bagi ular yang mencari mangsa atau tempat bersembunyi.

Karena itu, tanaman penutup tanah sebaiknya tidak dibiarkan tumbuh terlalu lebat, terutama di area yang jarang terkena aktivitas manusia.

Bukan Berarti Semua Tanaman Harus Dihindari

Meskipun beberapa tanaman dapat menciptakan kondisi yang disukai ular, bukan berarti pemilik rumah harus mengosongkan seluruh halaman dari tanaman.

Ada berbagai tanaman lain yang dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari lanskap rumah, termasuk lavender, peppermint, kaktus, rosemary, dan kecubung.

Yang tidak kalah penting adalah menjaga kebersihan dan kondisi pekarangan.

Tumpukan daun kering, barang bekas, kayu, batu, serta area yang terlalu lembap dapat menyediakan tempat persembunyian bagi ular maupun hewan yang menjadi mangsanya.

Karena itu, membersihkan halaman secara rutin dan memangkas tanaman yang terlalu rimbun tetap menjadi langkah penting.

Pemilik rumah juga sebaiknya tidak mencoba menangkap atau memegang ular secara langsung jika menemukan hewan tersebut di sekitar rumah.

Apabila ular yang ditemukan berpotensi membahayakan, langkah yang lebih aman adalah menjauh dari lokasi dan meminta bantuan petugas atau pihak yang memiliki kemampuan menangani satwa tersebut.

Dengan pekarangan yang terawat, sumber makanan yang diminimalkan, dan area persembunyian yang dikurangi, risiko ular menjadikan lingkungan rumah sebagai tempat berlindung dapat ditekan.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • 4 Tanaman yang Disukai Ular dan Sebaiknya Tak Ditanam Dekat Rumah
  • 4 Tanaman yang Disukai Ular dan Sebaiknya Tak Ditanam Dekat Rumah
  • 4 Tanaman yang Disukai Ular dan Sebaiknya Tak Ditanam Dekat Rumah
  • 4 Tanaman yang Disukai Ular dan Sebaiknya Tak Ditanam Dekat Rumah
  • 4 Tanaman yang Disukai Ular dan Sebaiknya Tak Ditanam Dekat Rumah
  • 4 Tanaman yang Disukai Ular dan Sebaiknya Tak Ditanam Dekat Rumah