fbpx

Permasalahan WhatsApp, Signal Banjir Pengguna di India dan Jerman

Aplikasi perpesanan Signal telah mengalami peningkatan besar dalam jumlah pengguna, karena kekhawatiran pengguna WhatsApp yang perlu berbagi data dengan perusahaan induknya, Facebook.
Dengan peluncuran Reuters, jumlah pengguna baru yang menginstal Signal setiap hari telah bertambah, dengan hampir satu juta unduhan, pada level yang sama dengan WhatsApp.

Menurut perusahaan riset aplikasi, Apptopia, sekitar 810.000 pengguna smartphone di dunia memasang aplikasi tersebut pada Minggu (1/10). Itu hampir 18 kali lebih banyak dari unduhan 6 Januari.

Melalui akun Twitter-nya, Signal menunjukkan jumlah unduhan yang besar di berbagai negara dan masuk ke dalam daftar Apple Store, mengalahkan pesaingnya yaitu WhatsApp. Diantaranya adalah India, Jerman, Prancis dan Swiss.
Signal tidak hanya menunjukkan jumlah unduhan yang mengungguli WhatsApp, tetapi juga berbagai bentuk yang dapat digunakan oleh pengguna dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk membuat gambar profil.
Peningkatan ini dikatakan sebagai akibat dari persyaratan privasi terbaru WhatsApp yang memaksa pengguna untuk berbagi data termasuk situs web dan kontak telepon dengan unit bisnis Instagram dan perusahaan induk Facebook.

Pengguna mempertanyakan langkah ini, dan meninjau riwayat Facebook dalam memproses data pengguna. Mengenai kontroversi ini, banyak yang menyarankan untuk bermigrasi ke platform lain seperti Telegram dan Signal.

Untuk menangani jumlah pengguna baru, Signal akan menambah beberapa server untuk menangani lalu lintas pengguna yang dianggap meningkat.

Hingga saat ini, aplikasi nirlaba ini telah digunakan oleh jurnalis dan aktivis hak asasi manusia yang mencari perlindungan privasi untuk melakukan komunikasi yang aman dan terenkripsi.
Saat meluncurkan SCMP, WhatsApp kini telah melihat penurunan 7 persen dalam pemasang harian sejak Minggu (10/1). WhatsApp telah diunduh oleh hampir 1,2 juta pengguna.

Popularitas Signal juga meroket dengan tweet oleh Tesla dan CEO SpaceX Elon Musk. Disarankan agar orang-orang mulai menggunakan Signal untuk alasan privasi.

Aplikasi nirlaba ini juga tidak mengumpulkan data pengguna, karena Signal adalah organisasi nirlaba dan bukan perusahaan nirlaba.

Signal didanai oleh hibah dan investor swasta, di antaranya mereka memiliki minat pribadi yang kuat dalam menciptakan platform berorientasi privasi.

Signal didirikan oleh sekelompok kecil aktivis privasi pada tahun 2013 dan telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2018, pendiri WhatsApp Brian Acton mendonasikan 50 juta dolar AS atau sekitar Rp. 708 miliar  untuk mendirikan Signal Foundation, yang kini menjalankan Signal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *