fbpx

Masyarakat yang Menolak Divaksin Corona Bisa Masuk Penjara

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan ada sanksi pidana bagi orang yang tidak mau menyuntik vaksin Corona. Karena vaksinasi COVID-19 bersifat wajib.
Menurut Edward, hukuman pidana bisa berupa denda hingga penjara, atau bahkan keduanya sekaligus. Ini mengacu pada (UU) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina.

Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 menyebutkan bahwa setiap orang yang tidak mematuhi Administrasi Karantina atau menghalangi Administrasi Karantina dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp100 juta.
“Jadi kalau wajib vaksinasi, kalau ada warga yang enggak mau divaksinasi akan kena sanksi pidana. Bisa denda, bisa kurungan, bisa keduanya,” kata Edward di webinar nasional. Ilmu Hukum, Kewajiban Warganegara Lakukan Vaksinasi, Sabtu (1/9).

Namun, hukum pidana ini adalah pilihan terakhir. Artinya, hal ini terjadi setelah lembaga penegak hukum lainnya gagal.

Artinya sosialisasi dokter dan tenaga medis penting untuk menciptakan kesadaran masyarakat, kata Edward.

Menurut dia, pemerintah dan tenaga medis dapat menyebarkan pentingnya vaksinasi terhadap virus Corona. Sehingga muncul kesadaran dari masyarakat tentang keinginan untuk divaksinasi.

“Tanpa adanya tindakan koersif, tidak perlu menerapkan hukum dalam konteks kejahatan,” kata Edward.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *