fbpx

BNPB: 26 Wilayah di Sumedang yang Berpotensi Longsor

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan sebanyak 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang berpotensi longsor. Jumlah ini adalah jumlah total sub-lingkungan di wilayah tersebut.
Berdasarkan kajian InRISK, Badan Penilai Risiko Bencana BNPB, kemungkinan longsor di Kabupaten Sumedang berkisar dari sedang hingga tinggi.

Seperti dikutip dalam keterangan resmi yang dikeluarkan BNPB, Minggu (1/10), “Berdasarkan analisis InRISK, ada 26 sub-wilayah yang teridentifikasi berpotensi berisiko dalam kategori ini.”
Sementara itu, mengutip prakiraan cuaca Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), hingga Senin (11/1) atau dua hari setelah longsor, Sumedang masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga badai petir.

Sementara untuk Provinsi Jawa Barat, BMKG mengatakan kemungkinan hujan deras yang disertai petir atau angin kencang bisa dicermati.

Presiden BNPB Doni Monardo juga menyampaikan belasungkawa atas bencana longsor di Sumedang yang hingga saat ini merenggut 19 nyawa, termasuk petugas yang tewas akibat longsor susulan.

Akibat kecelakaan tersebut, Doni saat ini berharap masyarakat di sekitar zona longsor, termasuk para korban, siap direlokasi karena zona mereka sudah masuk zona merah.
Doni juga meminta warga tidak berada di area longsor hingga ada pemberitahuan resmi hasil kajian pemerintah terhadap rumah atau area yang masih bisa ditempati.

“Bagi yang sudah memutuskan, kawasan itu zona merah,” kata Doni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *