fbpx

Lihat eform.bri.co.id untuk BLT UMKM yang Cair Sampai dengan 31 Januari 2021

Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM akan disalurkan sampai dengan 31 Januari 2021 melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pembagian BLT UMKM ditentukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI. Kami mendorong pemilik usaha kecil untuk memeriksa status penerima di www.eform.bri.co.id sebelum pergi ke kantor BRI.

Direktur Mikro BRI Supri dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (4/1/2020): “Kami menyediakan sistem yang dapat diakses publik secara real time. Jadi sebelum masuk ke kantor BRI, pemilik usaha kecil bisa mengecek dulu dengan formulir elektronik BRI”.

Berikut cara mengecek apakah sudah masuk dalam daftar penerima BLT UMKM secara online:

  • Klik formulir BRI online melalui eform.bri.co.id;
  • Klik BPUM (periksa data BPUM);
  • Jendela pemeriksaan penerima BPUM UMKM akan terbuka;
  • Masukkan Nomor KTP dan kode verifikasi;
  • Klik Proses Inquiry.

Jika nomor eKTP and terdaftar sebagai penerima bantuan BPUM UMKM, maka akan ditampilkan pesan di bawah ini.

“Nomor eKTP terdaftar sebagai penerima BPUM an. XXXXX dengan nomor rekening XXXX. Untuk verifikasi dan pencairan hubungi kantor BRI terdekat membawa eKTP.”

Apabila nomor eKTP belum terdaftar sebagai penerima, disarankan melakukan pendaftaran di koperasi setempat daerah / kota dan kantor UMKM.

“Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM,”

demikian pemberitahuan yang muncul.

Baca juga: Website Resmi Untuk Mendaftar Kartu Prakerja 2021

Jika Anda adalah penerima BPUM, Anda bisa langsung menghubungi kantor cabang BRI terdekat untuk verifikasi waktu atau jadwal pembayaran.

Pembayaran BPUM dilakukan secara bertahap sesuai dengan tanggal yang ditetapkan oleh BRI sesuai dengan kemampuan kantor yang dapat dihindari masyarakat.

Penerima BPUM dapat memperoleh haknya dengan membawa tanda pengenal atau eKTP yang sesuai dengan data penerima yang diperoleh dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Penyaluran BPUM melalui BRI sejak Agustus hingga Desember 2020 mencapai Rp 18,7 triliun yang disalurkan kepada 7,8 juta pelaku usaha kecil. Setiap pengusaha muda akan mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta.

Persyaratan untuk memperoleh bantuan sosial bagi usaha kecil dan menengah adalah sebagai berikut:

  • Warga negara Indonesia;
  • Anda memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK);
  • Bagi pemilik usaha kecil dengan KTP berbeda dan alamat usaha dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU)
  • Tidak menerima kredit, pembiayaan bank, atau Kredit Usaha Rakyat (KUR);

Memiliki proyek kecil yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari calon pemohon BPUM beserta lampirannya yang merupakan bagian tidak terpisahkan;

Bukan pegawai negeri sipil, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pegawai negeri, atau pegawai negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *